Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Februari 2013

kesejatian cinta..

sahabat, menurutmu apa itu sejati? murni.. tulus.. tak terganti.. bisa jadi jawaban ini yang kau pilih,
lalu jika di depannya kita lekatkan kata cinta maka kesejatian cinta bermakna banyak, bernuansa mendalam  :)

kali ini, ada taujih dari teh Ninih Muthmainnah di inspirasi muslimah MQFM, Ahad 16 Februari 2013.

menurut Ibnu Sina, seorang pecinta Allah mempunyai beberapa ciri, semoga karakteristik ini melekat pada diri kita (aamiin..)

1. seorang pecinta Allah selalu mudah tersenyum tatkala berjumpa sesama manusia, dalam keadaan terpuruk dan paling sedih sekalipun bisa menampilkan senyum cerah bersahabat, senyum tulus dari semburat beningnya jiwa.. 

2.  pecinta Allah akan senantiasa mudah berbagi (tak sabar untuk segera memberi) lantaran mendapat nikmat, memperoleh titipan karunia dari Sang Maha Kaya. 
kenapa hal ini bisa terjadi, tak ada rasa enggan untuk mengulurkan tangan, menggapai sesama yang lebih memerlukan? karena dalam jiwa seorang pecinta Allah sudah tertanam keyakinan bahwa setiap hal yang hadir dalam hidupnya, terutama segala nikmat dan fasilitas hidup yang bisa bernilai manfaat untuk orang lain hendaknya tidak disimpan untuk diri sendiri, mestinya diperuntukkan untuk membantu sesamanya..
sehingga semakin bertambah nikmat makin meninggi rasa syukurnya, makin meningkat derma dan kepedulian sosialnya :)

3. hamba yang mencintai Allah sepenuhnya berani, mempunyai optimisme yang kokoh, yakin bahwa segala sesuatunya ada dalam kuasa dan genggaman Allah. sehingga pecinta Allah tak kan gundah, tak resah apalagi galau atas masa depannya.
ia sepenuhnya percaya Allah mengenugerahkan kesempatan berada di dunia ini tentunya disertai dengan bekal untuk bisa pulang kembali ke negeri akhirat dengan bekal yang cukup. tiada ada masalah tanpa solusi begitulah yang menyusupi jiwa-jiwa semangatnya.

4. pemaaf, pecinta Allah menyadari sepenuhnya hidup ini penuh lika-liku. ada orang yang suka namun tak jarang ada yang membenci, bahkan tak segan menggores luka di hati.. jiwa pemaaf menjadikan hati jernih, perasaan peka dan lebih dekat ke Sang Maha Pemilik Ampunan. maka tak heran jika pecinta Allah selalu berupaya menukar setiap kejahatan yang diperbuat orang dengan berlipat kebaikan. tak penting baginya mengungkit masa pahit yang telah berlalu.

5. dengan mencintai Allah seorang pecinta akan tumbuh di hatinya jiwa lapang dada karena melihat keagungan Allah terbentang luas di alam raya. mata hatinya tak bisa menyembunyikan takjubnya rasa melihat hamparan sempurnanya ciptaan.. yaa, pecinta Allah tak hanya melihat dengan mata lahir namun menyertakan mata bathin, menggunakan segenap kedekatan hati pada Allah dalam menghadapai setiap fenomena hidup.


maka dari itu sahabat,
hayuk mari sejak sekarang..
perbanyak senyum ^_^
lebih sering berbagi..
miliki keberanian untuk terus melangkah menyongsong masa depan gemilang
pupuk jiwa-jiwa pemaaf, bagaimanapun perihnya rasa, keep smile dan maafkan :)
buka mata lebar-lebar untuk lebih memahami keagungan Allah di alam raya ini..

jika gelas kaca pecah akan teramat susah meyatukannya kembali, pasti tetap tertinggal bekas retak di sana-sini..
namun tatkala hatimu sempat patah,  ada Allah Sang Penggenggam hati, kepingan hati yang berserakan bisa kembali ditautkan, bisa ditata ulang melalui cahaya iman dan keikhlasan, insyaAllah ^^


oiya, ada tips.. selama proses persalinan seorang wanita diharapkan bisa tenang agar sang bayi selamat dan ibu sehat :)
maka, cobalah sembari mengatur nafas lafalkan surat cinta-Nya.. QS Al-Falaq, QS An-Nas, QS Al-Baqarah 255 (ayat kursi) serta Al-A'raf ayat 54.. insyaAllah persalinan yang menegangkan akan berganti nuansa menjadi bertabur ketenangan :) 

Minggu, 13 November 2011

Life Map





Bismillaah,
Oktober telah berganti, November menjelang pertengahan..

sisa usia ini? hanya Allah yang Maha Mengetahui.

semakin hari, semakin bertambah percikan kisah mewarnai roda kehidupan.
mulai dari pergantian amanah, berjumpa nuansa baru, dipertemukan dengan adik-adik dan teteh baru, disapa dengan sederet agenda baru, semuanya baru, termasuk semangat ini juga mesti diperbarui.  

Jadi teringat kata-kata sahabat, Umar bin Khattab r.a.  

Aku tidak bahagia dengan kesuksesan yang tidak aku rencanakan dan aku tidak menyesal dengan sesuatu yang sudah direncanakan disertai usaha yang maksimal kemudian tidak berhasil.

juga pada kata-kata yang tak asing ini :
SUKSES merencanakan
= merencanakan kesuksesan
 

sengaja ga dipakai kata g*g*l ataupun keg*g*lan.. sugesti positif kan penting   :)
 
Jika pada perusahaan atau organisasi apapun, program kerja tahunan disusun untuk memetakan seluruh aktivitas yang dapat dilakukan dalam waktu satu tahun. maka bagaimana dengan hidup ini ???
tentunya harus lebih dipersiapkan lagi, direncanakan, dikonsep, dikontrol dan dievaluasi keberjalannya secara berkala.
adakah targetan-targetan yang belum tercapai?
adakah kendala, bagaimana alternatif solusinya??
adakah hal baru yang muncul tak tertuliskan di life map yang sebelumnya ???


Wahai hati, engkaulah penentu dari keseluruhan nilai aktivitas tubuh ini, jika engkau baik maka baik pula seluruhnya..

Yaa muqallibal quluub tsabbit quluubana 'alaa tho'atik 
tetapkan hati ini berlabuh pada ketaatan kepada-Mu dengan sepenuh cinta dan seluas harap Ya Rabb..